Postingan

INFAQ & DONATUR PEMBANGUNAN GEDUNG TPA NURUL KHASANAH

Gambar
  TOTAL DONASI PER Senin 29 JANUARI 2026 TUNAI: 205.520.000 DAN NILAI BARANG DIUANGKAN: +/- 70.307.000 BERIKUT  NAMA DONATUR YANG DIMULIAKAN ALLAH SWT.   jazakumullahu khairan katsiran.. NB: Maaf jika ada kesalahan penulisan silahkan konfirmasi Whatsapp 085600599430 / bendahara masjid / tinggalkan pesan dikolom komentar. 🕌 BAPAK SUGIYANTO : WAKAF TANAH MASJID 🏢 BAPAK SUPARNO BIN MARTOYO : WAKAF TANAH GEDUNG TPA 📌📌📌 11 AGUSTUS 2025 KAS MASJID NUKHA : 30.800.000  24 AGUSTUS 2023  MAS DIDIK KRGDWT: 700.000  MAS WARDIYANTO KMB : 200.000 JOKO SUMONO NGEGEK : 1.000.000 29 AGUSTUS 2023 HERLAMBANG [ KANDANG NGADUMAN ] : 200.000 1 SEPT 2023 MAS HERMAWAN : 500.000  INFAQ WAJIB SADRANAN : 450.000 15 SEPT 2023 IBU SAMINI KLATAK: 500.000 27 SEPT 2025 MAS JOKO SUWARNO KALIMANTAN : 2.000.000 MAS JOKO WIYONO KALIMANTAN : 1.000.000 HAMBA ALLAH : 800.000  28 SEPT 2023 INFAQ MAULID RT 01: 2.030.000 RT 02: 1.890.000 4 OKT 2023 PAK NARSO GATAK...

"PINTER ADALAH DOSA"

Gambar
  Selain baca2 `data`, saya juga gemar untuk mengikuti isu-isu terkini yang kerap trending di platform X. Suatu hari, saya menemukan sebuah utas yang menggelitik. Di sana tertulis plesetan dari salah satu pasal Undang-Undang Dasar Tahun 1945 yang berbunyi: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara agar tetap bodoh dan sengsara. Saat membaca kalimat itu, saya tak tahu apakah harus merasa sedih karena bunyi salah satu pasal UUD diplesetkan atau harus merasa miris karena merasa beberapa kata terakhir ada benarnya. Anggaplah pernyataan saya ini hanya asumsi saja. Tapi, dengan mengamati perhelatan dalam memperebutkan kursi kekuasaan dua dekade belakangan, terasa ada semacam kesengajaan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan pembodohan kepada bangsa ini. Masyarakat yang bodoh akan mudah dibodoh-bodohi. Suara mereka bisa dibeli. Protes dan keluhan mereka bisa disumpal dengan bantuan yang tak begitu berarti. Bangsa yang bodoh akan lebih mudah untuk diken...

*SANG PENJAGA*

Gambar
  Frase " DOYO RUMEKSO DUSUN " berasal dari bahasa Jawa dan dapat dipecah menjadi beberapa bagian untuk memahami artinya: Doyo : Dalam bahasa Jawa, "doyo" bisa berarti "daya" atau "kekuatan", tergantung pada konteksnya. Dalam penggunaan umum, terutama di kalangan penutur Jawa Tengah, "doyo" sering diasosiasikan dengan semangat atau usaha yang kuat, bahkan kadang-kadang bermakna "menggebu-gebu" (seperti dalam lagu Denny Caknan "Kalih Welasku"). Namun, secara harfiah, "doyo" lebih dekat ke "kekuatan" atau "tenaga". Rumekso : Berasal dari kata dasar "Rekso" (melindungi atau menjaga), dengan awalan "ru-" yang menunjukkan makna aktif atau proses. Jadi, "rumekso" artinya "melindungi" atau "penjaga". Dusun : Dalam bahasa Indonesia dan Jawa, "dusun" berarti kampung kecil atau wilayah pedesaan yang lebih kecil dari desa. Jika digabungkan...

PROFIL MARGO TANI SATU

Gambar
 

KAMPUNG RAMADHAN KEMBANG SETAMAN

Gambar
seiring awal bulan ramadhan tahun 2022, Desa wisata kembang setaman akan dibuka. Menurut panitia Desa wisata kembang setaman akan dibuka jumat 1 April 2022, dalam pembukaanya panitia mengusung konsep kampung ramadhan. Kegiatan diawali pawai taaruf yang diikuti oleh TPA sedesa Kembang.      Menurut ketua POKDARWIS sriyatno, selama bulan romadhan akan memfokuskan pada kegiatan yang bersifat keagamaan. Setiap hari sabtu selama ramadhan akan diisi oleh kesenian lokal Desa, seperti tari Gejug lesung, rodad, reog dan seni tradisional lainya. Sedangkan setiap hari minggu pentas seni TPQ sedesa kembang.      Menurut ketua pementasan Sarwanto S.Pd sampai saat ini sudah ada 25 group seni yang mendaftar . Termasuk TPQ dan seni lainya, nanti pentas seni akan dimulai jam 15.00 sampai menjelang berbuka puasa imbuhnya.      Disamping pentas seni panitia juga menyediakan stan stan yang menyediakan jajanan lokal, serta pernak pernik ramadhan. Saat ini telah t...

SEDJARAH DRD

Gambar
  Pada saat indonesia dibawah jajahan Belanda di dukuh Kembang banyak terjadi gangguan keamanan. salah satunya adalah gejolak tentang hewan ternak. sapi yang saat itu termasuk barang berharga milik warga banyak yang di di racun, agar bisa dibeli dengan harga murah. ada beberapa yang mati dan telah dikuburkan pun hilang di curi. timbulah gagasan agar aman ,oleh warga sengaja memberi minyak tanah pada perut sapi yang telah mati sebelum dikuburkan, supaya daging nya rusak dan tidak layak lagi dikonsumsi. gagasan tersebut masih tidak berlaku bagi si pencuri. kemudian dari berbagai masalah masalah tersebut banyaklah pertemuan2 yang melibatkan tokoh warga dk kembang. Pada tanggal 07 Maret 1936 Para tokoh-tokoh dukuh Kembang yang kala itu di gerakkan oleh Tetuangganing Dukuh Kembang, Eyang Buyut Soikromo Midjo  pertama kalinya yang berinisiatif mengadakan rapat yang membahas Perencanaan & Pembuatan Paguyuban Gotong Royong. Akan tetapi pada saat itu membuat sebuah organisasi tidak...

PROFIL & STRUKTUR TARUNA BHAKTI 2025-2028

Gambar
 profil dalam bentuk pdf dan dapat di download melalui google drive :